Cara Setting Frekuensi LNB Pada Receiver Parabola

Fungsi utama LNB adalah untuk menerima sinyal satelit yang dikumpulkan pada titik fokus parabola. LNB merupakan jantung dari antena satelit. Pada dasarnya, merupakan sebuah rongga resonator yang menerima sinyal satelit yang difokuskan dari pantulan antena dan memproses sinyal tersebut. Sebuah switch elektonik tambahan memperkuat sinyal ini sebelum dikirim ke kabel coax dan mengubahnya menjadi frekuensi yang lebih rendah untuk mengurangi kehilangan sinyal di kabel.
Berdasarkan jenis frekuensi yang banyak dipakai satelit untuk siaran televisi terdiri dari Lnb C Band, Ku Band, dan S Band. Dan untuk frekuensi lnb yang digunakan pada tiap Lnb berbeda-beda.

Untuk cara setting pengaturan LNB Frekuensinya biasanya terletak di pada menu setting antena (Tiap receiver berbeda-beda).

Berikut Adalah Untuk Frekuensi Lnb Pada Tiap Jenis Lnb.

1. Lnb C Band (Lnb Frekuensinya Adalah 5150)
Jenis lnb ini kebanyakan di pakai untuk siaran berbasis Chanel FTA/gratis walaupun ada juga pay tv yang mengguanakan lnb jenis ini, biasanya pay tv yang memakai jenis frequency C Band ini mengguanakan sistem pay tv hybrid yaitu menggabungkan chanel berbayar dan chanel lokal gratis misalnya K-Vision Bromo, Topas TV, Skynindo TV.

2. Lnb Ku Band (Lnb Frekuensinya Adalah 9750/10600 Atau disebut Universal)
Jenis lnb ini kebanyakan dipakai untuk siaran tv berbayar seperti Orange TV, Aora TV, K-Vision Cartenz, Big TV, dan Ninmedia TV.

3. Lnb S Band (Lnb Frekuensinya Adalah 3620)
Lnb jenis ini cuma bisa digunakan untuk lock satelit SES 7, Tempatnya pay tv bernama Indovision/Mnc Vision, Okevision, dan Top TV.

Dengan mengetahui frekuensi tiap lnb maka akan memudahkan kita untuk tracking atau lock satelit yang kita cari.

Belum ada Komentar untuk "Cara Setting Frekuensi LNB Pada Receiver Parabola"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel