FIFA Menangis Karena Tumpahan Sinyal Pertandingan

:: FIFA cries foul over match signal spill ::
(Diterjemahkan dengan Google Translate)

Regulator penyiaran akan mengadakan pembicaraan darurat dengan penyedia layanan satelit Thaicom dan semua operator TV satelit untuk mencegah siaran langsung pertandingan Piala Dunia yang diambil di negara-negara tetangga.
Langkah itu muncul setelah badan sepakbola, FIFA, menulis surat kepada Komisi Penyiaran dan Telekomunikasi Nasional (NBTC) Kamis untuk menyampaikan kekhawatiran atas pelanggaran hak cipta.

Sekretaris Jenderal NBTC Takorn Tantasith mengatakan FIFA memberi tahu regulator bahwa orang-orang di negara tetangga dapat menonton pertandingan langsung Piala Dunia melalui set-top-box (resiver) dari operator TV satelit Thailand.

FIFA ingin NBTC dengan cepat menyelesaikan masalah 'spill over', mengatakan itu merugikan urusan bisnis FIFA dan tidak adil pada perusahaan yang membayar hak siaran langsung untuk turnamen.

Mr Takorn mengatakan operator TV satelit menyiarkan pertandingan langsung di bawah aturan 'must-carry' NBTC yang menyatakan stasiun televisi lokal berlisensi harus dilakukan pada sistem penyedia kabel.

Mr Takorn mengatakan NBTC akan memanggil Thaicom, penyedia transponder satelit utama dan semua operator TV satelit terkait sejak kemarin (28 Juni), untuk membahas cara-cara menghindari pelanggaran 'spill over'. Dia tidak mengatakan tindakan teknis apa yang bisa diterapkan. "Ini perlu diselesaikan secepat mungkin," kata Takorn.

Sembilan perusahaan bergabung untuk membayar hak siaran langsung untuk Piala Dunia tahun ini di Rusia, yang menelan biaya sekitar 1,4 miliar baht. Mereka mengiklankan produk dan layanan mereka saat pertandingan berlangsung.

Penggemar sepak bola dapat menonton seluruh 64 pertandingan secara langsung di TrueVisions (True4U), Amarin TV, serta Radio Angkatan Darat Kerajaan Thailand dan Saluran Televisi Channel 5 (ATV CH5).

Belum ada Komentar untuk " FIFA Menangis Karena Tumpahan Sinyal Pertandingan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel