Mengatasi Masalah Hujan di Orange TV (Ku Band)

Orange TV menggunakan gelombang Ku Band, sejenis dengan yang digunakan Astro Nusantara dulu. Kelemahan Ku Band yang sangat terasa adalah mudah kehilangan sinyal semasa cuaca buruk (hujan/awan tebal) hal seperti ini sudah pernah menimpa saya dengan Astro Nusantara dulu, namun semasa itu siaran hanya hilang sebentar, lalu akan kembali meski dalam kondisi cuaca buruk. Asumsi saya sebelum berlangganan Orange TV, hal serupa akan saya alami, dan itu masih dapat ditolerir.
Kenyataanya
Sinyal Orange TV hilang dan tak kembali semasa cuaca buruk, tentu ini sangat menganggu. Namun saya menolak menyerah, dan mencari-cari jawaban bagaimana membuat Orange TV saya seperti Astro Nusantara dulu. Biar Ku Band tapi tidak semudah itu menyerah sama cuaca. Masak iya hujan terus tutup nonton bola nya semaleman. Gila aja pikir saya. Setelah tanya-tanya kesana kemari dan belajar sana sini, saya menyimpulkan hasil pencarian saya di trik ini. Semoga bermanfaat.

Ku Band
Jelas bukan yang paling tahan cuaca. Kalau di rank Ku Band ini ada dibawah Indovision (S Band) atau TransVision (C Band) yang notabene lebih tidak terganggu hujan badai, bukan berarti yang terbaik. Karena Band Band masing-masing punya kelemahan dan kelebihannya.

Meski demikian, saya bertanya-tanya, kenapa Ku orange tidak sekuat Ku Astro dulu? Kan sama-sama Ku?

ASTRO VS ORANGE
Setelah belajar sana sini, saya menemukan kalau perbedaannya ada di satelit. Satelit Astro lebih muda, dan bikin sinyal yang lebih bagus dibanding Orange TV. Kenapa? Karena Orange TV yang pakai satelit Palapa D ini punya masalah dengan usia satelit, denger-denger 2017 saking tuanya satelit ini akan pensiun. Otomatis sinyal yang dipancarkan Palapa D tidak sekuat satelitnya astro nusantara dulu, yang katanya dikelola oleh otoritas negeri jiran. Jadi biar sama-sama Ku Band, lemah deh orange tv sejak sinyalnya juga ga kuat.

Dish
Ini bisa sedikit membantu, mengubah dish ke yang lebih besar akan mempengaruhi tangkapan sinyal menjadi lebih baik. Namun jangan berharap terlalu banyak, karena dasarnya Orange TV bermasalah karena Palapa D yang sudah tua, karena pancaran sinyalnya nggak muda belia lagi, nggak segar lagi. Jadi mengganti dish yang memperbaiki tangkapan nggak bisa langsung mengenyahkan hujan dari daftar masalah karena yang mau ditangkap terlalu lemah.

Saya sempat merasa bodoh, karena nggak belajar dulu tentang problematikanya Ku Band orange tv sebelum memutuskan berlangganan. Tapi saya mencoba mengatasi masalah orange tv, dan ada satu tips yang mau saya bagi, barang kali bisa membantu.

Waktu Hujan
Sinyal hilang, gambar jadi kayak dvd rusak, atau malah kehilangan sinyal sama sekali dan black out. Sialnya setelah hujan berakhir, sinyal kadang masih hilang. Ini keterlaluan dan bikin saya frustasi, karena kalau hujan sore sampai pagi tidak bisa nonton apapun. Eh ternyata ada short cut mengatasi masalah ini.

Waktu Hujan Reda
Naik ke tempat dish terpasang, biasanya dish terpercik air air sedikit gitu. Posisi sinyal di tv masih hilang. Lalu yang saya lakukan cukup simpel, saya menghilangkan sebagian besar air dari dish, biasanya saya seka dengan gabus, kalau mau coba bisa dengan lap. Hasilnya? Siaran kembali seketika. Dulu tiap malam saya sedih karena kehilangan siaran semalaman gara-gara hujan, tapi sekarang tenang saja. Hujan reda, seka air nya, beres lagi

Kesimpulan
Orange TV dengan Ku Band nya bukan yang paling tahan dengan hujan, tapi dengan harga yang saya bayarkan buat langganan selama setahun yang notabene murah sekali, rasanya hal tersebut bukanlah masalah besar, you got what you pay. Setiap TV berbayar menurut saya punya sisi baik, dan buruknya masing-masing.

Belum ada Komentar untuk "Mengatasi Masalah Hujan di Orange TV (Ku Band)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel